Bangga Menjadi Ibu Rumah Tangga
Hebat rasanya ketika mendengar ada seorang wanita lulusan sebuah universitas ternama telah bekerja di sebuah perusahaan bonafit dengan gaji jutaan rupiah per bulan. Belum lagi perusahaan sering menugaskan wanita tersebut terbang ke luar negri untuk menyelesaikan urusan perusahaan. Tergambar seolah kesuksesan telah dia raih. Benar seperti itukah? Kebanyakan orang akan beranggapan demikian. Sesuatu dikatakan sukses lebih dinilai dari segi materi sehingga jika ada sesuatu yang tidak memberi nilai materi akan dianggap remeh. Cara pandang yang demikian membuat banyak dari wanita muslimah bergeser dari fitrohnya. Berpandangan bahwa sekarang sudah saatnya wanita tidak hanya tinggal di rumah menjadi ibu, tapi sekarang saatnya wanita ‘menunjukkan eksistensi diri’ di luar. Menggambarkan seolah-olah tinggal di rumah menjadi seorang ibu adalah hal yang rendah. Kita bisa dapati ketika seorang ibu rumah tangga ditanya teman lama “Sekarang kerja dimana?” rasanya terasa berat untuk menjawab, ...
Hilya, omongnya udah banyak ya?
BalasHapusmas Ihsan ini masih belum :(
mudah2an bentar lagi ya
Biyuh-biyuh itu eskrimnya sampe cemot kabeh
enak ya
Ihsan belum kenal eskrim
Ihsan sukanya yogurt
tante dibagi dong eskrimnya
Huwahahahaha...luttcuuuu bangettttzzzz sihhhhh.......
BalasHapussalam cium dari 'ammah Tya yaaaaa.....
Aamiin, katanya laki2 lebih lama ngomongnya ko mba, ajak ngobrol terus aja bentar lagi pasti pentes-an mas Ihsan deh ngomongnya ;)
BalasHapusiya kalo udah ketemu eskrim satu batang abis sendiri trus maunya makan sendiri ya jadi gitu cemot semua, minum susunya juga langsung dari lemari es maunya.
BalasHapus